oleh

Tambak Udang Paname Di Duga Tanpa Izin Dan Cemari Sumur Warga, Ini Respon Kadis LHP Takalar

TAKALAR | Bupati Takalar melalui Andi Rijal selaku Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertahanan (DLHP) merespon isu kasus tambak udang paname yang diduga mencemari beberapa sumur warga di Dusun Maccini Ayo, Desa Pa’lalakkang, Kec. Galesong, Kab. Takalar, Jum’at (1/3/2019).

Andi Rijal mengatakan bahwa dirinya telah melakukan kordinasi ke pemilik atau pengelola tambak udang paname tersebut. “Kami sudah mengunjungi lokasi tambak. Kami perintahkan agar segera memanen lebih awal supaya dapat mengetahui pokok permasalahan terkait dugaan sumur warga yang tercemar akibat tambak ini”, ungkapnya, Minggu (24/2).

“Setelah dilakukan panen, kemudian akan dilakukan pengurasan air tambak sehingga diketahui pokok permasalahannya dan juga dapat diketahui letak kebocoran sehingga mencemari sumur warga”, tutur Andi Rijal.

Kepala Dinas LHP bersama pemilik tambak juga sudah membicarakan langkah selanjutnya bagi warga yang terkena dampak. “Kami sudah membicarakan terkait sumur warga yang tercemari, pemilik tambak akan memasukkan air PDAM kepada warga yang terkena dampak pencemaran”, tambahnya.

Andi Rijal lebih lanjut mengungkapkan bahwa kasus tambak udang paname ini sudah lama dikeluhkan warga. Olehnya itu Pemerintah Kab. Takalar memberikan solusi kepada pemilik tambak dan warga sekitar.

Kadis LHP membantah soal tambak udang paname ini yang dianggap tidak memiliki izin, usaha tambak milik H. Tawang ini sudah terdaftar dan memiliki surat ijin. “Ada surat izin serta sudah terdaftar pada Januari 2018 lalu di Dinas Perikanan yang diberi nama CV. Satria Galesong. Juga sudah ada Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP)”, jelasnya. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed