oleh

Mahasiswa P2K Universitas Muhammadiyah Makassar Gelar Pelatihan PTK

GOWA | Mahasiswa P2K Universitas Muhammadiyah Makassar menggelar Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan mengangkat tema “Optimalisasi Mutu Pembelajaran Yang Berdaya Saing Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0”. Kegiatan digelar di SMPN 2 Tompobulu, Kabupaten Gowa, Senin (25/3/2019).

Dalam kegiatan ini di hadiri oleh Dosen Pembimbing yakni Sri Satriani, S.Pd., M.Pd., yang sekaligus bertindak selaku pemateri. Peserta kegiatan yakni para Guru-guru dari beberapa sekolah yang ada di Kec. Tompobulu, beserta Mahasiswa P2K Universitas Muhammadiyah Makassar yang berlokasi di SMPN 2 Tompobulu. Kegiatan ini di buka oleh Kepala Sekolah SMPN 2 Tompobulu Hj. Husniati Hs, S.Pd.,M.M., dan Muhammad Rizaldi sebagai Moderator.

PTK adalah bentuk kegiatan yang bersifat reflektif dilakukan untuk meningkatkan kemantapan rasional dari tindakan-tindakannya dan memperdalam pemahaman terhadap kondisi dalam praktek pembelajaran, “David Hopkins (1993)”.

Foto: Saat Mahasiswa P2K Universitas Muhammadiyah Makassar Menggelar Pelatihan Penelitian PTK Di SMPN 2 Tompobulu, Kab. Gowa (25/3).

Kepala Sekolah SMPN 2 Tompobulu, Hj. Husniati Hs, S.Pd.,M.M., saat membuka acara mengungkapkan bahwa kegiatan Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah pertama kalinya diadakan di daerah Tompobulu yang dilaksanakan oleh Mahasiswa P2K Unismuh Makassar. “Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi para guru-guru yang ada di daerah ini”, tuturnya.

Kepala Sekolah SMPN 2 Tompobulu ini juga berpesan semoga tahun berikutnya sekolah SMPN 2 Tompobulu masih di beri Mahasiswa P2K dari Universitas Muhammadiyah Makassar. “Kami berharap kedepannya kegiatan seperti ini masih bisa digelar oleh Mahasiswa P2K Unismuh”, tambahnya.

Sementara itu, Ihfan selaku korlap kegiatah menyampaikan bahwa seminar tersebut bertujuan membantu guru-guru yang ada di Kecamatan Tompobulu dalam merancang pembuatan PTK. “Kegiatan ini juga sangat bermanfaat khususnya bagi para teman-teman P2K yang insya Allah nantinya menjadi guru juga”, jelasnya.

Beberapa pendapat lagi dari Panitia Seminar tersebut mengatakan bahwa semoga dengan adanya pelatihan ini dapat memotivasi guru-guru untuk membuat PTK sendiri. (Red. Munirah Ainun)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed