oleh

Ketua Bawaslu Kabupaten Takalar “Netralitas Pengawas Pemilu Itu Harga Mati”

MAKASSAR | Ketua Bawaslu Kabupaten Takalar Ibrahim Salim SS, akan menindak jajarannya yang tidak netral. Menurutnya netralitas bagi pengawas pemilu adalah harga mati. Hal itu diungkapkan dalam meterinya pada kegiatan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pengawas Pemilu yang digelar di Hotel Ramedo Makassar, Jum’at (22/3/2019).

Ibrahim Salim SS, mengatakan bahwa Netralitas dalam melakukan pengawasan pemilu merupakan harga mati. “Jika ada pengawas pemilu di jajaran Bawaslu Kabupaten Takalar yang berani bermain-main, maka kami akan tindak tegas sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku”, ujarnya.

“Olehnya itu, saya meminta kepada segenap pengawas pemilu di jajaran kami yang tidak siap untuk netral agar secara gentlemen mundur sebagai pengawas pemilu sebelum kami berhentikan secara tidak hormat”, tegas Ibrahim Salim.

Lebih lanjut Ketua Bawaslu Kab. Takalar ini kembali mengingatkan terkait persoalan prinsip netralitas di hadapan Panwaslu Kecamatan se-Kabupaten Takalar lantaran adanya isu yang beredar mengenai keberpihakan oknum pengawas pemilu terhadap salah satu peserta pemilu.

“Hal ini saya sampaikan dan mengingatkan kembali kepada kita semua di jajaran pengawas pemilu untuk tidak mencederai nama baik Bawaslu Takalar”, jelas Ibrahim Salim. (Red. Adi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed